Pasuruan – PT Moya Kasri Wira Jatim, anak perusahaan PT Panca Wira Usaha Jawa Timur (PWU Jatim) salah satu BUMD milik Pemprov Jawa Timur yang bergerak dibidang industri Air Minum Dalam Kemasan (AMDK), Es Balok dan Sirup.
PT Moya Kasri turut ambil bagian dalam audiensi strategis bersama Pemerintah Kabupaten Pasuruan dan pelaku usaha untuk membahas implementasi Peraturan Gubernur Jawa Timur Nomor 35 Tahun 2025 tentang Penetapan Nilai Perolehan Air Tanah (NPA) sebagai dasar pengenaan Pajak Air Tanah (PAT). Audiensi berlangsung di Kantor Bupati Pasuruan, Selasa (14/7).
Dalam forum tersebut, PT Moya Kasri Wira Jatim diwakili oleh Harum Ayu sekaligus menjabat sebagai Sekretaris DPD Asosiasi Perusahaan Air Minum Dalam Kemasan Indonesia (AMDATARA) Jawa Timur.Audiensi menjadi wadah komunikasi antara pemerintah dan dunia usaha untuk membangun pemahaman bersama terhadap implementasi kebijakan sekaligus menjaga keseimbangan antara kepentingan pembangunan daerah dan keberlangsungan investasi.
Melalui AMDATARA, pelaku usaha menyampaikan dukungannya terhadap upaya pemerintah dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Di sisi lain, pelaku usaha juga berharap implementasi kebijakan dapat mempertimbangkan kondisi industri saat ini agar tetap mampu menjaga daya saing, keberlangsungan usaha, serta iklim investasi di Kabupaten Pasuruan.
Menanggapi aspirasi tersebut, Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Pasuruan untuk terus membuka ruang dialog dengan pelaku usaha. Pemerintah juga menyampaikan peluang pemberian relaksasi Pajak Air Tanah hingga maksimal 75 persen dengan mempertimbangkan kontribusi perusahaan dalam pelaksanaan Jasa Lingkungan Hidup (PJLH), Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), pelestarian lingkungan, serta kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah.
Keikutsertaan PT Moya Kasri Wira Jatim dalam audiensi ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk membangun kolaborasi yang erat dengan pemerintah dan para pemangku kepentingan. Melalui komunikasi yang terbuka dan konstruktif, perusahaan berharap setiap kebijakan yang diterapkan dapat memberikan manfaat bagi pembangunan daerah sekaligus mendukung terciptanya iklim usaha yang sehat, kompetitif, dan berkelanjutan.
|
|
|---|


.jpg)
.jpeg)

